🪪 Penyerahan SIM Petugas Satpas Pekalongan kota Secara Langsung: Sentuhan Akhir Pelayanan yang Menghargai Warga
PekalongaKota || Wadah Aspirasi — Di loket Produksi SIM / Penyerahan SIM, momen penyerahan dokumen berharga ini dilakukan dengan penuh keramahan. Petugas yang mengenakan selempang "Duta Pelayanan SIM" menyerahkan SIM langsung ke tangan pemohon — bukan disodorkan sekadarnya, melainkan diserahkan dengan senyum, sapaan, dan ucapan selamat yang tulus. Di ruang layanan yang juga menyediakan fasilitas Wi-Fi Gratis, warga merasa tidak hanya dilayani — tetapi dihargai sebagai warga negara yang berhak mendapatkan pelayanan publik yang bermartabat.
🤝 MOMEN PENYERAHAN — BUKAN SEKADAR MEMBERI DOKUMEN
Tangan petugas menyodorkan SIM yang baru jadi kepada pemohon yang menunggunya dengan sabar. Tatapan mata yang saling menyapa, senyum yang tulus — momen sederhana ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak harus kaku, dingin, atau sekadar transaksi.
"Saat kami menyerahkan SIM, itu bukan sekadar menyerahkan plastik bergambar. Itu adalah penyerahan amanah — bukti bahwa warga telah memenuhi syarat dan berhak berkendara dengan legal. Cara kami menyerahkannya menunjukkan seberapa besar kami menghargai kehadiran dan waktu mereka," ungkap petugas Duta Pelayanan.
Di sekelilingnya terpampang papan informasi prosedur dan ketentuan yang terbuka untuk dibaca siapa pun. Fasilitas Wi-Fi gratis juga disediakan agar warga yang menunggu tetap terhubung tanpa harus khawatir kehabisan kuota — kenyamanan kecil yang berarti besar.
📢 PENEGASAN KASAT LANTAS — AKP ANDI SUSANTO, S.H., M.H.
Kasat Lantas, AKP Andi Susanto, S.H., M.H., menegaskan makna di balik budaya penyerahan SIM secara langsung dan penuh penghormatan:
"Pelayanan tidak berakhir saat dokumen selesai dicetak. Justru di momen penyerahan — itulah kesan terakhir yang akan dibawa warga pulang. Kami ingin kesan itu bukan sekadar 'sudah selesai', melainkan 'saya dihargai dan saya merasa dihormati'."
"Saya tegaskan: seluruh biaya penerbitan SIM murni mengikuti ketentuan PNBP negara — tidak ada biaya tambahan sepeser pun, tidak ada biaya 'penyerahan', tidak ada biaya 'percepatan'. Jika ada pihak yang meminta bayaran di luar tarif resmi, baik di dalam maupun di sekitar lokasi, itu bukan bagian dari pelayanan kami dan wajib dilaporkan segera."
"Kami juga menyediakan fasilitas seperti Wi-Fi gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan warga yang menunggu. Uruslah secara mandiri — Duta Pelayanan kami siap membantu, menjelaskan, dan membimbing setiap tahapan tanpa biaya. Calo tidak punya tempat di sini. Kepercayaan warga adalah harta paling berharga yang kami jaga," tegasnya dengan tegas namun tetap hangat
💛 KATA WARGA YANG BARU MENERIMA SIM
"Saya tidak menyangka akan disambut dengan senyum saat SIM diserahkan. Biasanya hanya disodorkan begitu saja. Di sini saya merasa dihargai. Terima kasih — pelayanan seperti ini yang membuat kami percaya pada lembaga negara." — Pemohon SIM Baru
Satu SIM yang diserahkan dengan hormat lebih bermakna daripada seribu dokumen yang disodorkan dengan dingin. Di bawah kepemimpinan AKP Andi Susanto, S.H., M.H., pelayanan di Satpas bukan sekadar soal aturan dan prosedur — melainkan tentang menghargai setiap manusia yang datang. Dari pintu masuk hingga penyerahan akhir: ramah, jujur, transparan, dan tanpa biaya tersembunyi.
Related Articles