TEKNOLOGI TAK MAMPU KALAHKAN HUKUM: KURIR SABU PAKAI APLIKASI ZANGI GAGAL SEMBUNYIKAN JEJAK, BEKAS NARAPIDANA KEMBALI DITANGKAP

Terkini 20 Jul 2026 22:25 2 min read 36 views By Redaksi

Share berita ini

TEKNOLOGI TAK MAMPU KALAHKAN HUKUM: KURIR SABU PAKAI APLIKASI ZANGI GAGAL SEMBUNYIKAN JEJAK, BEKAS NARAPIDANA KEMBALI DITANGKAP
TEKNOLOGI TAK MAMPU KALAHKAN HUKUM: KURIR SABU PAKAI APLIKASI ZANGI GAGAL SEMBUNYIKAN JEJAK, BEKAS NARAPIDANA KEMBALI DITANGKAP

SURABAYA, 20 JULI 2026 – Mengira aplikasi pesan rahasia bisa menjadi tameng keamanan, jaringan narkoba justru terungkap sepenuhnya. Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim berhasil membongkar peredaran sabu yang menggunakan cara canggih menghindari pelacakan, namun tetap gagal menghindari jerat hukum.

 

Satresnarkoba mengamankan tersangka berinisial TWS (29), warga Surabaya yang ironisnya sudah pernah merasakan dinginnya sel penjara atas kasus yang sama.

 

Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan menjelaskan taktik yang dipakai:

 

"Mereka sengaja menggunakan aplikasi Zangi dengan harapan perintah dan komunikasi dengan bandar tidak akan terbaca aparat. Tersangka menerima arahan langsung dari sosok yang disapa 'King'—yang saat ini masih kami buru sebagai DPO," jelas AKP Adik, Selasa (14/7).

 

Berdasarkan perintah itu, TWS mengambil barang dengan sistem ranjau di Bratang, lalu menyembunyikan 12 kantong sabu seberat total 12,18 gram di empat lokasi berbeda: Jemursari, Margorejo, Pulang, dan Deltasari Sidoarjo. Seluruh barang bukti berhasil diamankan sebelum berpindah tangan ke pembeli.

 

Luar biasa kecilnya imbalan yang dipertaruhkan dengan kebebasan: hanya Rp20.000 per bungkus yang berhasil disimpan, ditambah sabu gratis untuk konsumsi pribadi. Padahal TWS sudah tahu risikonya: ia pernah divonis 2,5 tahun dan menjalani hukuman di Lapas Madiun untuk kasus serupa.

 

Kini TWS kembali berhadapan dengan hukum dengan ancaman yang jauh lebih berat sebagai pengulang kesalahan. Sementara itu, kepolisian terus mengintai jejak sosok "King" yang bersembunyi di balik layar, memanfaatkan orang lain demi keuntungan pribadi.

Ad
Sidebar
Wadah Aspirasi
Chat with us on WhatsApp